Selasa, 23 Jul 2024
Politik

Sandiaga Uno Disebut Penentu Sikap PPP

 

EKSPOSNUSA – Sikap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan ditentukan oleh peluang Sandiaga Uno untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo yang diusung PDI Perjuangan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy (Romy), dalam keterangannya di Rumah Aspirasi Ganjar, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).

Diketahui Sandiaga Uno merupakan kader PPP dan menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) partai berlambang Ka’bah ini. PPP juga telah menyatakan dukungan terhadap Ganjar di pemilihan presiden 2024.

“Ya disikapinya kalau sudah enggak dipilih. Kalau sekarang, kita masih meyakini bahwa Pak Sandi adalah calon yang terbaik untuk mendampingi Mas Ganjar,” ujar Romy.

Kendati tidak menyebut secara rinci sikap seperti apa yang bakal diambil partainya, namun Romy menyatakan Sandiaga sudah memenuhi syarat sebagai pendamping Ganjar di Pilpres 2024 mendatang.

“Tinggal kita berbicara, apalagi hari ini, partai parlemen tinggal PPP dan PDIP. Kalau tidak ada perubahan ya, saya katakan itu konstelasi per hari ini, karena kita tahu persis politik masih sangat cair,” tukasnya.

Romy juga tidak menampik kemungkinan perubahan di koalisi pengusung Ganjar, mengingat situasi politik yang terus berjalan dinamis.

Namun ditegaskan Romy, sejauh ini PPP tak punya rencana lain atau plan B jika Sandiaga akhirnya tak terpilih sebagai Cawapres Ganjar.

“Karena memang ketika kita mengusung Mas Ganjar itu belum mensyaratkan adanya Pak Sandi,” ujar Romy.

Romy juga mengungkapkan alasan PPP mendukung Ganjar karena menganggap Gubernur Jawa Tengah itu bagian dari keluarga besar Partai Ka’bah.

Menurut Romy, Ayah mertua Ganjar, almarhum Ahmad Musadiq Supriyadi, pernah menjabat sebagai Ketua DPC PPP Purbalingga selama empat periode.

Pernyataan Romy terlontar bersamaan dengan usainya PAN dan Partai Golkar mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan Romy menganggap kondisi tersebut justru memperbesar peluang Sandiaga menjadi cawapres Ganjar. Kalau pun dinamika berbicara lain, kata Romy, partainya akan melakukan pembicaraan dan musyawarah melalui mekanisme yang ada. (*)

 



Baca Juga