Selasa, 16 Jul 2024
Opini

Memenangkan Pilkada Secara Politis dan Moral

Oleh : Khaidir Asmuni

Pendidikan politik yang terdapat pada pilpres 2024 yang lalu menempatkan figur Prabowo Subianto dalam bingkai legacy Pilpres yang dapat menjadi catatan emas bagi generasi mendatang. 

Prabowo dinilai tidak saja menang secara politis tapi juga secara moral dengan meletakkan dasar-dasar dan nilai-nilai berdemokrasi yang terkait dengan pendidikan politik. 

Seperti terkait dengan etika berdemokrasi, motivasi dalam berpolitik yang tidak gampang menyerah, hingga figur sentral sebagai pemersatu persatuan bangsa.

Bagi Gen Z dan Milineal, mereka dapat mengambil manfaat dari motivasi untuk tidak gampang menyerah dan selalu mengobarkan pengabdian sampai titik darah penghabisan. 

Hal ini tentu saja menginspirasi generasi muda. Sebagai sebuah motivasi di dalam pendidikan politik tentu saja sikap untuk tidak gampang menyerah tersebut seyogyanya menjadi dasar bagi generasi muda untuk menjadi matang. Bukan karbitan. Tapi lebih menonjolkan sikap berani dan bertanggung jawab.

Jika kebetulan mereka adalah orang muda kader partai yang mendapat kepercayaan untuk maju dalam pilkada, maka tidak gampang menyerah menjadi bagian dari pendewasaan diri. Apalagi saat ini tantangan yang dihadapi oleh suatu daerah tidak bisa dipandang secara spasial dari daerah tersebut melainkan terdapat pertimbangan global yang menyangkut kebutuhan regional, nasional bahkan internasional (geopolitik). 

Jika kita mendalami dan menghayati arti penting dari sikap menghadapi kemenangan ataupun kekalahan maka kita akan memahami ini merupakan proses pendewasaan.

Generasi muda akan teruji dengan sendirinya dan membuktikan bahwa mereka bukanlah generasi karbitan tetapi memang telah matang. 

Sekali lagi. Pilpres 2024 memberi legacy besar dalam pendidikan politik di Indonesia pasca reformasi. Sebuah legacy yang dapat dipelajari oleh generasi ke depan, mengenai perjuangan seorang Prabowo Subianto dalam meraih kemenangan.

Pertama, bangkit setelah beberapa kali mengalami kegagalan. Kebangkitan yang tentu saja harus memiliki energi besar dari dalam dirinya untuk memperoleh kemenangan. Ini merupakan sebuah motivasi bagi generasi muda ke depan untuk memahami bahwa kemenangan adalah sebuah proses.

Kedua, Prabowo menerapkan politik santun yang menjadi sebuah etika yang sesuai dengan Pancasila sebagai dasar negara dengan nilai-nilai dan budaya yang dimiliki oleh bangsa ini. Politik santun yang memiliki energi kuat membangun peradaban yang maju di dalam bidang politik.

Ketiga, menjadi figur pemersatu. Kemenangan Prabowo mempersatukan seluruh rakyat.

Keempat, tidak saja di dalam negeri. Apa yang dilakukan Prabowo dalam membangun citra perpolitikan nya juga berskala internasional. Dia membangun dialog untuk sebuah perdamaian dunia yang bebas aktif. Ini bisa menjadi inspirasi agar calon kepala daerah dapat memiliki wawasan geopolitik.

Dari sejumlah hal yang dilakukan oleh Prabowo tersebut tentu saja kalangan yang melihat sosok pemimpin hanya dari sentimen partai sangat kurang lengkap. Karena bagaimanapun juga ada sisi lain dan nilai tambah dari Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 lalu yang dapat dipetik menjadi pembelajaran berharga. (*)

Aktivis Democracy Care Institute (DCI)

 



Baca Juga