Selasa, 16 Jul 2024
Nasional

Unggul Real Count KPU, Prabowo Ingatkan Pendukung dan Relawan Jangan Euforia

EKSPOS – Prabowo Subianto Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 mengingatkan pendukung dan relawan untuk tidak euforia berlebihan dalam menyambut keunggulan sementara dirinya dan Gibran Rakabuming Raka dalam real count Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

Hal ini diungkapkan oleh Prabowo dalam acara silaturahmi kebangsaan bersama Muslimat NU dan unsur-unsur relawan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Sabtu (2/3/2024).

“Ini jangan membuat kita euforia, jangan membuat kita gembira berlebihan, tapi membuat kita berterimakasih dan merenung sejenak, serta perbanyak doa untuk kejayaan bangsa dan negara kita,” kata Prabowo, dikutip dari keterangan resminya.

Menurut Prabowo, keunggulan dalam real count KPU justru menjadi sebuah mandat kepercayaan. Artinya, ada tanggung jawab besar yang harus diemban.

“Karena dengan diberi mandat sesungguhnya berarti tanggung jawab masa depan bangsa Indonesia sekarang terletak di pundak kami,” ucap Prabowo.

Dengan menerima mandat tersebut, kata dia, segala pemahaman, kemampuan, pengalaman, pengetahuan, dan teknologi yang dikuasai akan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“Walaupun dengan usia saya sekarang, saya tetap bersemangat, jiwa dan raga tetap membara,” ujar Prabowo.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra ini berusia 72 tahun. Prabowo melanjutkan, dirinya tidak akan gentar untuk memperjuangkan rakyat.

“Saya tidak gentar dan tidak boleh mengecewakan rakyat Indonesia. Saya berpikir ini suatu tantangan, tapi tantangan yang mulia,” tutur Prabowo.

Sementara itu, dilansir dari laman resmi KPU, ada 78,04 persen suara yang masuk per 3 Maret 2024 pukul 06.00. Suara yang masuk berasal dari 642.483 tempat pemungutan suara alias TPS, dari 823.236 TPS yang ada.

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memperoleh 75 juta suara sementara atau secara rinci sebanyak 75.386.805 suara. Ini setara dengan 58,83 persen dari suara yang sudah masuk.

Sedangkan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memperoleh suara sementara 24,49 persen atau setara 31.385.588 suara.

Sedangkan paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berada di urutan terakhir dengan 16,68 persen atau 21.378.828 suara sementara.

Ganjar Pranowo dalam sesi wawancara bersama jurnalis senior Aiman Witjaksono juga ramai menjadi sorotan netizen. Dalam wawancara tersebut Ganjar menegaskan jika tidak terpilih sebagai pemimpin Indonesia di periode 5 tahun mendatang, ia tak berniat masuk kabinet pemerintahan yang baru.

Menurut dia, hal tersebut untuk menghormati pemenang Pilpres 2024.

Diketahui, sebelumnya Ganjar juga mendorong partai pengusungnya di DPR menggunakan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024. Ia mengajak partai pengusung capres dan cawapres nomor urut 1, Anies-Muhaimin untuk melakukan hal sama.

“Saya ingatkan mari kita jaga persatuan. Jangan nge-hoaks kita pakai jalur konstitusi ya,” begitu pesan Ganjar kepada pendukungnya.

Hal itu disampaikan saat usai menghadiri acara relawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2024) lalu. (*)

 



Baca Juga