Selasa, 16 Jul 2024
Internasional

Ledakan Di Kota Isfahan Iran Hanya Menyasar Tiga Burung Kecil

EKSPOS – Lembaga Penyiaran Radio dan Televisi Republik Islam Iran (IRIB) melaporkan bahwa suara ledakan di Kota Isfahan pada Jumat (18/4/2024) dinihari, menurut informasi pihak militer Iran berasal sistem pertahanan udara aktif yang hanya menyasar tiga burung kecil tak dikenal di timur Isfahan.

Militer Iran memastikan bahwa suara ledakan yang terdengar di Kota Isfahan waktu setempat adalah suara sistem pertahanan udara.

“Suara itu terkait dengan pertahanan udara Isfahan yang menembaki benda-benda mencurigakan dan kami tidak mengalami kerusakan atau kecelakaan apa pun,” ujar Brigadir Jenderal Mihandoust, pejabat senior Angkatan Darat Iran di Provinsi Isfahan, seperti dikutip media Iran Press TV.

Sebelumnya, ABC News melaporkan bahwa rudal Israel menghantam sebuah lokasi di Iran yang diduga sebagai balasan atas serangan Iran ke Israel pada 14 April 2024. Kantor berita Iran, Fars, juga melaporkan terdengar suara ledakan di Isfahan, tapi penyebabnya belum diketahui.

Diketahui, terdapat beberapa situs nuklir Iran berlokasi di provinsi Isfahan, termasuk Natanz.

Menurut Press TV, Iran Airports and Air Navigation Company, perusahaan negara yang mengurus bandar udara sipil dan penerbangan Iran juga memastikan bahwa penerbangan kembali normal setelah sempat ditangguhkan sementara, termasuk di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini dan Bandar Udara Internasional Mehrabad di Teheran.

Tidak ada laporan mengenai serangan dan ledakan skala besar yang disebabkan oleh ancaman udara.

Setelah serangan Iran ke Israel, yang merupakan balasan atas pemboman konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April 2024, muncul kekhawatiran ketegangan akan meningkat dan meluas di Timur Tengah.

Pemerintah Iran telah memperingatkan Israel untuk tidak membalas serangan mereka bila tidak ingin membayar lebih besar dengan aksi balasan yang lebih ganas dari sebelumnya.

“Jika rezim Zionis melakukan kesalahan lagi dan ingin kembali melakukan tindakan agresi sekecil apa pun terhadap tanah Iran, mereka harus tahu bahwa respons yang akan diberikan akan membuat rezim dan pendukungnya menyesal,” kata Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Kamis, 18 April 2024, seperti dikutip kantor berita Iran IRNA.

Sementara, militer Israel buka suara terkait dugaan serangan balasan Israel ke Iran pada Jumat (19/4/2024) atas gempuran rudal dan drone pada pekan lalu.

Pihak militer Israel enggan mengonfirmasi atau membantah serangan tersebut, yang tampaknya dilakukan oleh drone ke fasilitas militer di Kota Isfahan.

“Kami tidak punya komentar untuk saat ini,” kata keterangan militer Israel kepada AFP.

sebelumnya seorang pejabat AS mengatakan kepada ABC News, CBS News, dan CNN bahwa Israel telah meluncurkan serangan balasan ke Iran.

Melansir laporan The Guardian yang mengutip pejabat AS, Israel telah memperingatkan pemerintahan Joe Biden pada Kamis (18/4/2024) bahwa serangan akan datang pada 24-48 jam mendatang.

Sementara itu, menurut CNN International, Israel meyakinkan rekan-rekan mereka di AS bahwa fasilitas nuklir Iran tidak akan menjadi sasaran.

Sebelumnya Iran telah memberikan warning keras bahwa pihaknya tidak akan melakukan kompromi apapun jika Israel melakukan aksi balasan. (*)



Baca Juga